Pages

Tampilkan postingan dengan label Telaga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Telaga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 September 2017

Telaga Wurung

Telaga wurung, telaga ini juga merupakan obyek wisata tirta/air yang terdapat di Magetan, menuju kawasan wisata air ini berjarak kurang lebih sekitar 2 km arah timur Telaga Sarangan. Telaga wahyu / Telaga wurung  mempunyai keluasan sekitar 10 hektar dan mempunyai kedalamanmencapai  16 meter. Telaga alam ini, selain memiliki pemandangan alam yang indah, sengaja diberi ber- bagai macam jenis bibit ikan, untuk memuaskan pengunjung yang hobi memancing.
Memang nama Telaga Wurung seakan tenggelam di bawah nama Telaga Sarangan. Jika pengunjung menuju ke Telaga Sarangan dengan berkendara dari arah Magetan menuju lereng Gunung Lawu, akan ditemui Telaga Wurung terlebih dahulu sebelum Sarangan. Telaga Wurung tempat rekreasi mancing dan perkemahan ini tak memungut bayaran.
Ada yang menghambat wisatawan berkunjung ke Telaga Wurung. Disebabkan adanya mitos yang telah dipercaya oleh sebagian masyarakat setempat,  jika sepasang kekasih merajut cinta di lokasi itu, hubungan dan kisah cinta mereka tidak akan kekal. Mitos inilah yang menyebabkan keengganan pengunjung untuk berwisata ke Telaga Wurung.  Mitos tersebut  itu jugalah, sehingga Telaga Wurung disebut sebagai Telaga Wurung yang dalam bahasa Jawa artinya tidak jadi.
Namun mitos tersebut lambat laun pupus. Apalagi warga desa ingin menghidupkan Telaga Wurung sebagai tujuan wisata. Niatan itu dipelopori oleh warga desa dengan membuka persewaan kapal berbentuk bebek yang dikayuh.
Pemerintah Kabupaten Magetanpun gencar menjadikan Telaga Wurung sebagai tempat festival mancing se-Jawa Timur setiap tahun. “Telaga Wahyu meninitikberatkan pada kegiatan memancing untuk membedakan dengan Telaga Sarangan,” ujarnya. Disparbudpora Magetan mencatat, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Magetan pada 2010 mencapai 467.000 orang.(ern)

Telaga Punden Clalak

Punde Clelek yang berupa Cagar Budaya berjumlah tiga buah meliputi arca dan miniatur rumah. Sedangkan Sumber Clelek sendiri merupakan telaga kecil yang sudah terkenal sebagai tempat wisata di Magetan Jawa Timur dan menjadi objek wisata yang romantis untuk sepasang kekasih.
Wisata Punden Clelek Magetan adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Indonesia. Wisata Punden Clelek Magetan adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Wisata Punden Clelek Magetan memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Magetan tidak mengunjungi wisata Punden Clelek Magetan yang mempunyai keindahanyang tiada duanya tersebut.

Wisata Punden Clelek Magetan sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya.  Keindahan wisata Wisata Punden Clelek Magetan ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat wisata Punden Clelek di kota Magetan.  


Dimana lokasi Wisata Punden Clelek Magetan ? seperti yang tertulis di atas lokasi terletak di Desa Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Indonesia. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Punden Clelek Magetan saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Punden Clelek Magetan di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut. Wisata Punden Clelek Magetan merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Wisata Punden Clelek Magetan juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota Magetan juga terkenal akan Wisata Punden Clelek Magetan yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Punden Clelek adalah tiga buah benda cagar budaya (BCB) yang terletak di bawah pohon besar di tepi Sumber Clelek. Benda cagar budaya yang dimaksud terdiri dari sebuah arca dan dua buah miniatur rumah. Meski kondisinya telah rusak, arca yang terdapat di Punden Clelek masih dapat dikenali dari keberadaan belalai dan sifat duduknya. Arca tersebut dikenali sebagai Ganesa, dewa berkepala gajah dengan sifat duduk uttkutikasana (dua telapak kaki bertemu di tengah).

Telaga Wahyu

Kalau anda berkunjung ke Telaga Tirtasari, maka ada baiknya anda berkunjung pula ke Telaga Wahyu ini. Lokasinya cukup terjangkau yaitu hanya berjarak 2 KM. Telaga Wahyu yang masuk dalam kawasan wisata sarangan Magetan ini mempunyai sebutan lain yaitu Telaga Wurung Magetan. Selain pemandangan indah yang ditawarkan di telaga ini, disini anda juga bisa melakukan kegiatan lain seperti memancing dan berkemah.
Fasilitas yang disediakan di telaga ini cukup lengkap yaitu meliputi kamar mandi, warung makan, gazebo, serta becak air kalau anda mau berkeliling mengitari telaga.
Lokasi : Desa Ngerong, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.
Seiring berjalannya waktu banyak warung makan yang berdiri di sekitar telaga, harga makanan di sana boleh dibilang sangat murah untuk ukuran tempat wisata. Toilet umum dan masjid pun disediakan agar pengunjung bisa nyaman menghabiskan waktu di Telaga Wahyu Magetan.
Jika kembali mengikuti jalan tembus ke arah Sarangan maka anda akan berada di tebing sebelah barat telaga, dari sana anda masih bisa melihat jernihnya air telaga Wurung. Di atas tebing tersebut selalu terlihat banyak muda-mudi yang memadu kasih sambil menikmati pemandangan telaga Wahyu dari atas.

Yups, faktanya memang banyak yang mengakui indahnya tempat wisata telaga Wahyu Magetan namun masih ragu untuk turun mendekati telaga karena percaya dengan mitos. Mereka terlalu takut kehilangan sang kekasih dan hanya mampu memandang dari kejauhan tanpa berani mendekat.

Sekitar tebing banyak warung semi permanen yang menyediakan minuman hangat dan makanan ringan. Jika cuaca cerah juga banyak pedagang pentol kuah yang menjajakan dagangan mereka dengan motor.

Selasa, 05 September 2017

Telaga Sarangan

       Siapa sih yang belum pernah mendengar telaga sarangan, Telaga sarangan ini merupakan wisata andalan di magetan karena kepopulerannya. Banyak sekali spot foto yang bagus di daerah telaga. Kamu bisa mengelilingi telaga sarangan dengan menggunakan speedboat atau bagi yang suka menggunakan jalur darat kamu juga bisa menaiki kuda. Dan jangan lupa mencoba makanan khas telaga sarangan yaitu sate kelinci. Banyak warung di tepi telaga yang menjual sate kelinci dan makanan lainnya. Bagi yang mau mencari oleh-oleh disebelah timur Telaga terdapat pasar yang menjual sayuran segar, makanan khas dan berbagai macam oleh-oleh lainnya. Di sebelah barat Tealaga juga terdapat air terjun yang sangat indah yaitu Air Terjun Tirtosari.Lokasi : Ds. Sarangan, Kec. Plaosan, Kab. 
 Magetan, Jawa Timur. Sekitar 16 km ke barat dari pusat kota magetan. 

Telaga Sarangan, juga dikenal sebagai Telaga Pasir, adalah telaga alami yang berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dan terletak di lereng Gunung Lawu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga ini berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektare dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 15 hingga 20 derajat Celcius, Telaga Sarangan mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.
Telaga Sarangan adalah obyek wisata andalan Kabupaten Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata. Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat. Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman.
 
 
Blogger Templates